Pertama sangunis, si populer
Kepribadian yang menarik, punya rasa humor yang tinggi, suka menghidupkan suasana, emosional dan demonstratif, periang dan penuh semangat, serta penug rasa ingin tahu. Dalam pekerjaan, kreatif, inovatif, antusiasme, sukarelawan, mengilhami orang lain untuk bekerja. Sebagai seorang teman, mudah bergaul, mencintai orang lain, suka dipuji dan menyenangkan. Suka kegiatan spontan, merupakan figure seorang pemimpin sirkus.
Kedua melankolis, si sempurna
Filosofis dan puitis, serius dan tekun, analitis, mendalam dan penuh pikiran, menghargai keindahan, peka terhadap perasaan orang lain, idealis dan suka berkorban. Dalam pekerjaan, orang melankolis berorientasi pada jadwal, perfeksionis, punya standar yang tinggi dan rinci, tertib dan terorganisir, perlu menyelesaikan apa yang dimulai. Sebagai seorang teman, melankolis adalah orang yang setia, mau mendengar keluhan, hati-hati dalam berteman, sangat memperhatikan orang lain, terharu oleh air mata penuh belas kasihan. mencari teman hidup ideal.
Ketiga koleris, si kuat
Berbakat pemimpin, dinamis dan aktif, berkemauan kuat dan tegas, tidak emosional bertindak, tidak mudah patah semangat, memancarkan keyakinan, bebas dan mandiri. Dalam pekerjaan, berorientasi target, melihat seluruh gambaran, terorganisasi dengan baik, mencari pemecahan praktis, bergerak cepat untuk bertindak, mendelegasikan pekerjaan, menekankan pada hasil, berkembang karena saingan. Orang koleris tidak terlalu perlu teman, mau bekerja untuk kegiatan, mau memimpin dan mengorganisasi, Biasanya selalu benar, Unggul dalam keadaan darurat.
Keempat phlegmatis, si damai aka adem ayem
Rendah hati, mudah bergaul dan santai, tenang, sabar, konsisten, simpatik dan baik hati. menyembunyikan emosi, bahagia menerima kehidupan. Dalam pekerjaan, punya kemampuan administratif, menjadi penengah masalah, menghindari konflik, baik di bawah tekanan, menemukan cara yang mudah, mudah diajak bergaul, menyenangkan, pendengar yang baik, selera humor yang menggigit, suka mengawasi orang, punya banyak teman, punya belas kasihan dan perhatian.
Dari sifat di atas, dapat diringkas
Sanguinis Populer ( Ekstrovert � Membicara � Optimis )
Melankolis Sempurna ( Introvert � Pemikir � Pesimis )
Koleris Kuat ( Ekstrovert � Pelaku � Optimis )
Phlegmatis Damai ( Introvert � Pengamat � Pesimis )
Senin, 12 Juli 2010
Jumat, 08 Januari 2010
Diskriminasi,,masi ada??!!
DIskriminasi bukan hal baru lagi di negara kita, mulai rasial sampai agama..contoh : kaum tionghoa yang sering dijadikan sasaran hinaan rasis oleh kaum pribumi.untuk masalah yang ini,memang kaum pribumi agak kurang dapat mendekatkan diri pada orang tionghoa,mereka masih menganggap bahwa "wong cino" adalah orang kaya yang tidak peduli dengan kaum miskin. namun, mereka ada benarnya juga karena nyatanya orang tionghoa sering tertutup dan tidak mau bergaul dengan suku lain. inilah yang harus kita ubah! marilah menuju indonesia yang bersatu!
Diskriminasi dalam berbagai bentuk telah merambah ke berbagai bidang kehidupan bangsa dan dianggap sebagai hal yang biasa dan wajar serta tidak menganggap bahwa hal tersebut merupakan suatu bentuk diskriminasi.Perlakuan diskriminatif tidak disadari oleh subjek yang menerima perlakuan diskriminasi tersebut dan oleh yang memperlakukan tindakan diskriminasi tersebut. Praktik diskriminasi merupakan tindakan pembedaan untuk mendapatkan hak dan pelayanan kepada masyarakat dengan didasarkan warna kulit, golongan, suku, etnis, agama, jenis kelamin, dan sebagainya.
Diskriminasi juga dapat terjadi, antara lain, pada kehidupan masyarakat miskin atau kurang mampu. Akses untuk mendapatkan pelayanan khususnya pelayanan kesehatan, masih sering menimbulkan diskriminasi, terutama kepada golongan masyarakat miskin, dan menimbulkan ketidakadilan. Hal tersebut, antara lain, disebabkan rendahnya kepedulian sosial penyelenggara rumah sakit. Di samping itu, dikarenakan tidak adanya perangkat peraturan perundang-undangan yang mempunyai aturan kekuatan hukum dan sanksi yang tegas bagi rumah sakit yang menolak memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien miskin, menyebabkan penolakan dan penahanan rumah sakit terhadap pasien miskin masih sering terjadi.
Dalam rangka penghapusan diskriminasi terhadap perempuan, kelompok rentan, kelompok minoritas, dan masyarakat miskin, perlu ditindaklanjuti, antara lain pembuatan peraturan perundang-undangan yang tidak diskriminasi terhadap perempuan, kelompok rentan, kelompok minoritas serta upaya pemberian pelayanan terutama kepada masyarakat miskin melalui penguatan dukungan, komitmen, dan keinginan yang tegas dari semua pihak terkait. Sangat penting pula untuk ditindaklanjuti adalah pelaksanaan yang konsisten dan komitmen dari pimpinan pemerintahan terhadap perundang-undangan yang mendukung upaya penghapusan diskriminasi terhadap perempuan, kelompok rentan, kelompok minoritas, dan masyarakat miskin.
Di samping itu, untuk menjaga dan melaksanakan komitmen Indonesia langkah utama yang perlu ditindaklanjuti adalah melalui sosialisasi dan peningkatan kesadaran hukum terhadap materi peraturan perundang-undangan tidak saja kepada masyarakat, tetapi juga kepada aparat penegak hukum sebagai landasan hukum dan juga persamaan persepsi untuk menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan, kelompok rentan, serta kelompok minoritas. Diharapkan dengan langkah-langkah tersebut akan tercipta hubungan yang sinergis antarinstansi penegak hukum, seperti kepolisian, kejaksaan, dan hakim serta instansi terkait yang lain dan masyarakat luas. Di samping sangat penting, hal itu juga untuk memperbaiki mekanisme pelayanan publik kepada masyarakat pada umumnya dan kelompok rentan, kelompok minoritas, dan masyarakat miskin pada khususnya sehingga upaya segala bentuk diskriminasi dapat dihapuskan secara bertahap, tetapi pasti.
MARILAH MENUJU INDONESIA BERSATU
Senin, 28 Desember 2009
MOTHER'S DAY
Hari Ibu adalah hari peringatan/ perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anaknya, maupun lingkungan sosialnya.
Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebas-tugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya.
Bagi saya Hari Ibu bukan hanya tanggal 22 Desember saja melainkan setiap hari adalah hari ibu.Tetapi mungkin sebagai simbolik saja tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Nah diusahakan pada hari itu kita bisa membuat sedikit bahagia dan senang ibu kita. Dengan cara yang sederhana saja seperti membantu menyelesaikan pekerjaan rumah walau hanya sedikit atau memberi bingkisan kecil hadiah untuknya atau hal-hal lain. Meskipun hanya membantu hal yang kecil atau memberi bingkisan kecil pasti Beliau akan merasa senang anak2nya perhatian dan berbakti padanya.
Sadarkah kita sering membuatnya kecewa,sedih,malu???
kita sering membantah perkataannya,sering mengecewakannya malah sampai membuatnya menangis..
Betapa sedihnya orang yang telah mengandung kita 9 bulan lamanya,melahirkan kita mempertaruhkan nyawanya sendiri dan ketika kita lahir dengan selamat betapa bahagianya ia melihat buah hatinya yang mungil,,dan ia yang membesarkan kita sampai sebesar ini.. Beliau sama sekali ga pernah minta balasan sama kita dengan apa yang ia lakukan buat kita selama dalam kandungan sampai kita tumbuh sebesar ini.
Jadi jangan sia2 kan ibu/mama kita selama mereka masih bisa menemani kita..Karena Bagi saya arti MAMA/IBU sangat lah penting dan sangat berharga karena ia saya bisa sampai seperti ini.
MAKASI MA>>
I LOVE U MOM
Langganan:
Postingan (Atom)