Tampilkan postingan dengan label Info Perawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Perawat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2011

Rumah Sakit Indonesia Sudah Bisa Disejajarkan dengan Amerika

Tidak sedikit orang Indonesia yang lebih memilih berobat ke luar negeri karena ragu dengan kemampuan dokter dan rumah sakit Indonesia. Padahal adanya kerjasama dengan Mayo Clinic, AS, kini rumah sakit Indonesia sudah bisa disejajarkan Amerika.

Data tahun 2007 menunjukkan ada sekitar 340.000 orang Indonesia yang berobat ke Malaysia dan 80.000 orang berobat ke Singapura.

"Indonesia punya penduduk no 3 terbanyak di dunia, harusnya tingkat kesehatannya juga baik. Tapi dilematis karena banyak orang yang berobat ke luar negeri. Padahal sebenarnya kita nggak kalah, contohnya Eka Hospital sekarang sudah kerjasama dengan Mayo Clinic, US, maka kita bisa disejajarkan dengan US," jelas Dr Esther Nurima, MARS, Direktur Korporasi Eka Hospital, dalam acara temu media 'Hand in Hand for Healthier' di Eka Hospital, Tangerang.

Terhitung sejak bulan Juli 2011, untuk pertama kalinya Mayo Clinic hadir untuk melayani pasien di Indonesia. Para ahli dari rumah sakit swasta terbesar di Amerika Serikat ini memang tidak datang secara langsung, tapi akan melayani dari jarak jauh dengan teknologi Electronic Medical Consult (e-MC).

Konsultasi jarak jauh tersebut tidak sebatas surat menyurat saja, namun dengan teknologi video teleconference pasien di Indonesia bisa bertatap muka secara langsung (real time) dengan para pakar di Mayo Clinic. Data medis pasien juga bisa diakses bersamaan oleh kedua pihak. Layanan e-MC telah mampu melengkapi pengembangan Center of Excellence untuk penyakit kardiovaskular.

"Kehadiran e-MC membawa banyak manfaat bagi pasien antara lain akses kepada lebih dari 3000 dokter spesialis di Eka Hospital dan Mayo Clinic, solusi medis yang komprehensif, hasil kolaborasi tim dokter ahli di Eka Hospital dan Mayo Clinic, serta efisiensi waktu, tenaga, biaya untuk mendapatkan second opinion tanpa harus meninggalkan Indonesia," jelas Dr Esther.

Selama 6 bulan menjalin kerjasama, ada sekitar 2 hingga 3 pasien per bulan yang sudah memanfaatkan layanan e-MC, antara lain untuk kasus penyakit jantung dan bedah saraf.

"Eka Hospital bukan konstitusi pertama yang bekerjasama dengan Mayo Clinic. e-MC dari sudut pandang Mayo Clinic adalah untuk memberi kenyamanan pada pasien agar tidak pergi dari tempat asal, juga untuk memberi kesempatan pada rekan sejawat untuk meningkatkan kemampuan, karena pada dasarnya yang kami berikan adalah konfirmasi second opinion, sedangkan tindakan yang melakukan tetap dokter di tempat asal," jelas Thomas R Behrenbeck, MD, PhD, SCCP, kardiolog terkemuka dari Divisi Kardiovaskular Mayo Clinic.

Karena tidak gratis, tentu tidak semua pasien akan diarahkan untuk memanfaatkan layanan e-MC. Hanya kasus-kasus tertentu yang sangat kompleks dan tidak tertangani oleh dokter di Indonesia.

"Sampai saat ini belum ada pasien yang kita kirim ke Mayo Clinic, hanya e-MC lewat video conference saja. Untuk e-MC harganya sekitar Rp 9 juta. Dari segi nominal memang cukup besar, tapi bila dibandingkan dengan berobat ke luar negeri, ini mungkin jauh lebih murah," jelas Dr Muska Nataliansyah.

Mayo Clinic merupakan organisasi kesehatan nonprofit terbesar di Amerika Serikat yang telah beroperasi lebih dari 100 tahun. Organisasi ini mengelola rumah sakit swasta terbesar di Amerika yang beroperasi di Rochester-Minnesota, Jacksonville-Florida dan Scottdale-Arizona.

Tiap tahun rumah sakit ini melayani lebih dari 1 juta pasien yang datang dari sekitar 140 negara di seluruh dunia. Rumah sakit ini diperkuat oleh lebih dari 3.000 dokter spesialis, 150 di antaranya merupakan subspesialis di bidang kardiologi.







Kamis, 10 November 2011

Perawat dan Bidan Tidak Boleh Main Facebook Sembarangan


img
Perawat dan bidan merupakan orang yang sangat dekat dengan pasien. Karena itu, regulator di Inggris memperingatkan perawat dan bidan untuk tidak sembarangan berteman dengan pasien di Facebook atau mendiskusikan pekerjaan secara online.

Nursing and Midwifery Council (NMC) telah mengatakan bahwa petugas kesehatan tidak boleh menaruh informasi sensitif atau foto yang berhubungan dengan pekerjaan di situs jejaring sosial agar dapat memisahkan antara kehidupan profesional dan pribadi di internet.

Peringatan ini dikeluarkan karena banyaknya petugas kesehatan yang menggunakan situs popular seperti Facebook dan Twitter untuk menerima pertanyaan dan tindakan medis secara online.

"NMC berkomitmen untuk melakukan perlindungan publik dan menjamin perawat dan bidan membuat keselamatan dalam perawatan sebagai prioritas pertama di setiap saat," ujar Prof Dickon Weir-Hughes, CEO NMC, seperti dilansir Telegraph..

Prof Hughes mengatakan akan menyarankan perawat dan bidan untuk berhati-hati ketika menggunakan situs jejaring sosial.

"Mereka bisa berisiko jika mereka berbagi informasi sensitif, membuat komentar yang tidak pantas atau berteman dengan pasien secara online," jelas Prof Hughes.

NMC yang telah melakukan audiensi disiplin memperkirakan sekitar 355.000 dari 660.000 perawat dan bidan yang terdaftar menggunakan Facebook. Twitter juga populer di kalangan pekerja NHS (National Health Service) Inggris karena memungkinkan mereka untuk membahas reformasi kesehatan dan berita saham perkembangan medis dengan orang yang mereka tidak kenal secara pribadi.

NMC menyatakan bahwa informasi rahasia tidak boleh ditempatkan pada situs-situs jaringan sosial, terutama jika mengidentifikasi pasien atau mencakup foto-foto mereka. NMC juga mengatakan bahwa perawat harus menolak permintaan pertemanan dari pasien atau klien di Facebook, bahkan jika mereka tidak lagi di bawah perawatan perawat.

Hal ini direkomendasikan agar perawat menjaga dan memisahkan identitas pribadi dan profesional mereka jaringan sosial.

Kasus perawat yang bermasalah dengan Facebook pernah terjadi pada Timotius Hyde, seorang perawat komunitas psikiatri yang melakukan hubungan tidak pantas (berhubungan seksual) dengan seorang mantan pasien setelah berhubungan di Facebook selama 2 minggu.

Di Amerika, seorang mahasiswa keperawatan dikeluarkan setelah dia memposting foto dirinya di Facebook dengan plasenta manusia.

Senin, 07 November 2011

Rasa Nyeri Pada Anak Sering Tidak Ditangani Dengan Baik


img
Tidak semua anak ketika merasakan nyeri akan menangis, menjerit ataumengeluh. Beberapa anak mungkin akan menjadi lebih pendiam atau lebihmenarik diri ketika merasakan nyeri. Ada juga anak yang tidakmengekpresikan apa-apa ketika merasakan nyeri, namun menjadi tidaknafsu makan atau sulit tidur.

Dr Raymond Pitetti mengatakantelah berulang kali seorang anak masuk ke instalasi gawat darurat (IGD)dengan, patah kakiatau cedera lainnya yang menimbulkan rasa sakit yangtidak tertahankan.

Namun dokter hanya memberikan obat penghilangrasa sakit berbasis opioid yang kuat saat di IGD saja. Kemudian anaktersebut dipulangkan dengan tidak diresepkan obat pereda nyeri samasekali. Tapi yang terjadi kemudian anak tersebut akan kembali dibawa keIGD karena rasa sakit yang tidak tertahankan.

Dr Pitetti danahli lainnya mengatakan bahwa nyeri pada pasien anak sering tidakditangani dengan baik (undermedicated), meskipun rasa sakit tersebutberasal dari patah tulang atau setelah operasi. Sebuah studiyang telah dipublikasikan dalam Journal of Pediatric Surgery melaporkanbahwa sekitar 13 persen anak mengalami nyeri yang bertahan selamaberbulan-bulan setelah operasi seperti usus buntu.

"Pada pasienanak seringkali tidak diberikan obat pereda nyeri yang memadai ataucukup," kata Dr. Zeev Kain, ahli anestesi pediatrik dari University ofCalifornia, Irvine seperti dilansir dari CNNHealth.

Meskipundokter sering merasa sudah tepat memberikan obat nyeri berbasis opioidpada anak di rumah sakit, namun dokter tidak yakin untuk memberikanobat tersebut ketika anak dipulangkan, bahkan jika anak merasakan nyeriparah.

"Para dokter khawatir pasien anak akan menyalahgunakanobat tersebut atau overdosis. Tetapi sebenarnya jika obat diresepkandengan tepat dan dengan pengawasan orangtua di rumah, kekhawatirantersebut tidak akan terjadi. Tapi ada juga ketika dokter telahmeresepkan obat pereda nyeri dengan tepat untuk anak, beberapa orangtuamemutuskan untuk tidak memberikannya. Hal tersebut disebabkan karenakekhawatiran orangtua terhadap overdosis obat tersebut," jelas DrPitetti.

Ahli pediatrik mengatakan obat pereda nyeri berbasisopioid aman untuk anak-anak pada dosis yang tepat. Namun ada sedikitrisiko kecanduan jika obat dikonsumsi dalam waktu yang lama. "Jikapenatalaksanaan rasa sakit pada anak tidak baik, maka pemulihannyakemungkinan besar akan lebih lambat," kata Kain.

Para ahli menyarankan beberapa tips untuk orangtua yang anaknya menderita nyeri parah antara lain :

1. Tanyakan kepada dokter mengenai obat pereda nyeri untuk anak sebelum meninggalkan rumah sakit
Jikaberpikir anak akan merasakan sakit setelah pulang dari rumah sakit,tidak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai resepobat pereda nyeri untuk dikonsumsi di rumah.

2. Tanyakan kepada dokter kapan harus memberikan obat tersebut pada anak
Tanyakan apakah harus memberikan obat tersebut sebelum anak merasa sakit atau jika ketika anak telah merasa sakit.

3. Lebih memperhatikan tanda-tanda jika anak sudah mulai merasakan sakit
Tidaksemua anak yang merasakan nyeri akan menangis, menjerit, atau mengeluh.Beberapa anak yang merasakan sakit akan menjadi tenang dan lebihmenarik diri atau memiliki kesulitan makan atau tidur.

4. Pikirkan cara lain untuk mengatasi nyeri anak selain menggunakan obat
"Metodealternatif seperti aromaterapi, akupunktur, dan mendengarkan musikdapat sangat membantu anak untuk mengalihkan rasa sakitnya," kata Kain.

Sumber : Detikhealth.com


Jumat, 07 Oktober 2011

10 Kesalahan Perawat Dalam Melakukan Injeksi IM


Injeksi IM itu yang paling gampang, tapi banyak juga yang masih meninggalkan hal-hal sepele namun itu penting. Injeksi IM (Intra Muscullar), intra: didalam, muscular: otot. Injeksi ini memasukkan obat kedalam otot, bukan dibawahnya ataupun diatasnya.

Kesalahan-kesalahan apa saja sih yang biasa terjadi ketika injeksi IM?


1. Salah Letak
Kalau definisinya IM adalah kedalam otot, berarti kita harus mencari daerah-daerah yang memiliki otot yang tebal. Nah, lazimnya atau biasanya terdapat 3 posisi yang bisa
digunakan untuk injeksi IM. Yang paling sering adalah Ventrogluteal (di pantat), nah letak pastinya adalah area sepertiga sias bagian atas. 

Cara paling mundah menentukan posisi ini adalah dengan meletakkan jempol di tulang pinggul, jari kelingking di ujung tulang ekor, nah bagi tiga (kirologi pasti bermain disini), area sepertiga bagian ataslah yang menjadi sasaran jarum suntik. Area kedua adalah
pada bagian lengan atas (deltoid) ada beberapa pendapat mengatakan letaknya 3 jari dari pundak, ada yang bilang 4 jari, kalo menurut saya sih sama prinsipnya, ambil sepertiga bagian atas itulah letaknya. Posisi yang ketiga adalah di vastus lateralis (paha) nah posisi ini lebih mudah, tinggal taruh 3 jari dari jalur setrikaan (pakai imajinasi) bagian luar… tapi pada paha relative lebih luas.

2. Salah Sudut

Secara teori sudut untuk melakukan injeksi ini adalah 90 derajat, tegak lurus dengan permukaan kulit. Lalu bagaimana jika kita menggunakan jarum yang tidak pada porsinya?? Boleh dimodifikasi dengan mengurangi sudutnya tapi ini benar-benar tidak dianjurkan

3. Lupa Aspirasi
Tidak melakukan aspirasi adalah kesalahan fatal dalam injeksi IM. Aspirasi adalah cara untuk mengetahui apakah posisi jarum kita tepat atau tidak. Dengan cara menghisap terlebih dahulu, jika tidak ada darah ataupun cairan lain yang masuk ke spuit kita setelah dihisap, maka dipastikan posisi kita sudah tepat. Jadi jangan sampai lupa melakukan aspirasi ketika injeksi IM.

4. Salah Spuit/Nal
Spuit dan Nal (jarum) yang dipakai untuk injeksi adalah jarum khusus, begitupun pada injeksi IM, tidak boleh kebesaran atau kekecilan, tidak boleh kepanjangan ataupun kependekkan, jarum untuk dewasa digunakan untuk usia dewasa, begitupun untuk anak. Ukuran Spuit dan Nal yang dipakai untuk dewasa adalah 21-23 G dan panjang 1 – 1,5 inch dan untuk anak-anak 25-27 G dengan panjang 1 inch, ukuran tersebut bisa dilihat di kemasan spuit.

5. Tidak memasukkan Nal secara Sempurna
Jika letak sudah sempurna, jarum tepat namun jika teknik yang dipakai salah maka injeksi IM ini juga tidak akan berhasil. Jika sudah menggunakan sudut 90 derajat, maka jarum harus masuk seminimal mungkin 2/3 bagian, biar lebih aman masukkan hingga pangkal jarum (nal), baru lakukan aspirasi lalu masukkan obat.

6. Salah Obat
Jangan lupa selalu perhatikan kemasan obat, walaupun itu adalah sebuah order, selalu perhatikan kemasan obat, karena disana akan ditemukan obat tersebut harus dimasukkan dengan cara apa. Jika obat tersebut dimasukkan dengan cara IM, maka akan tertera tanda “IM” jika IV maka akan tertera “IV” jika bisa keduanya maka “IV/IM”.

7. Salah Pasien
Kroschek nama dan diagnose pasien, lalu cocokkan dengan obat. Kesalahan yang tak dapat dimaafkan adalah memasukkan obat kepada pasien yang salah, jangan hanya mengingat kamar dan bed saja, tapi ingat kamar, bed, nama dan diagnose. Lalu klarifikasi dengan menanyakan langsung dengan keluarga maupun pasien.

8. Lupa Desinfeksi
Untuk menjaga agar tidak timbul infeksi setelah injeksi, maka sebagai perawat tidak boleh melupakan cuci tangan sebelum dan sesudah injeksi, memakai Hanscoon, dan lakukan desinfeksi pada daerah yang akan diinjeksi menggunakan kapas alcohol.

9. Tidak mengeluarkan udara dari spuit
Bekerja dengan hati, jika terburu-buru maka kita akan kehilangan ketelitian. Kadang kerja dengan terburu-buru akan melupakan hal sepele, hal yang sering terlupa adalah mengeluarkan udara dari spuit setelah memasukkan obat kedalam spuit, harus dibiasakan dan harus dilakukan. Tak boleh ada udara sedikitpun dalam spuit kita sebelum memasukkan obat kedalam tubuh.

10. Lupa Komunikasi
Tak semua orang bisa menerima injeksi IM, bahkan lebih banyak orang yang takut dengan injeksi IM. Jurus ampuh perawat adalah komunikasi, komunikasi terapeutik diharapkan dapat membuat apsien rileks dan mengurangi sakit akibat injeksi. Dengan komunikasi kita juga akan terhindar dari kesalahan salah pasien, dan jangan lupa informed concent.


Sumber : Nersmawan




Kamis, 06 Oktober 2011

Kecelakaan Mengerikan yang Sering Terjadi Di Rumah Sakit

JANGAN TAKUT UNTUK PERGI KE RUMAH SAKIT JIKA ANDA TIDAK SAKIT. Apa pun yang Anda baca dalam artikel ini tidak mengusulkan bahwa lebih baik untuk merawat infeksi mengerikan Anda sampai sembuh dalam garasi Anda sendiri.

Beberapa hal dapat benar-benar aneh terjadi . Beberapa kecelakaan jarang terjadi, beberapa dari mereka, tapi semua mengerikan.

1 .Tersadar Saat Operasi pembedahan

Menjadi sadar namun lumpuh selama operasi adalah salah satu cerita-cerita horor sayangnya hal itu banyak terjadi. Lihat, obat yang menempatkan Anda untuk tidur (biasanya nitrous oxide) dan salah satu yang mencegah Anda bergerak atau berteriak adalah dua hal yang terpisah.  Anestesi kesadaran biasanya terjadi ketika nitro yang diberikan tidak cukup untuk membuat anda terbius, tapi dokter tidak tahu tentang hal itu karena pemberian nitro biasanya berjalan mulus membuat pasien tidak sadar.

Apakah kita menyebutkan bahwa nitrat juga merupakan hal yang mencegah Anda untuk merasakan rasa sakit karena pembedahan? Kami benar-benar harus menyebutkan hal itu.  Kadang-kadang, pengalaman sama dengan ingatan, akan jelas tringat dokter mengumpulkan para perawat untuk mengelilingi anda setelah operasi sambil tertawa-tawa memotret alat kelamin anda. Namun dalam hampir setengah dari kasus kesadaran anestesi di mana pasien selamat untuk menceritakan kisah itu, mereka melaporkan kesadaran penuh dan merasakan baja dingin mengiris daging mereka.

Salah satu pasien, Carol Weihrer , berada dalam posisi yang mengerikan mengetahui apa rasanya dan tampak ingin apa yang terlihat di matanya dihapuskan, karena ia terbangun selama prosedur nya 1998.

Seberapa besar anda harus khawatir? mereka mengatakan kemungkinan bangun dengan perasaan lumpuh anestesi sekitar 0,2 persen, tetapi itu bisa meningkat hampir sepuluh kali lipat untuk operasi berisiko tinggi seperti operasi jantung.

Jika anda lolos dari hal itu, operasi adalah kemungkinan yang bisa membunuhmu sekaligus menjadi kemungkinan untuk memastikan hal itu, saat orang - orang asing mengobok-obok bagian dalam tubuh anda, itu mungkin yang akan terlintas di benak anda

faktanya kita belum tahu seberapa sering hal itu akan terjadi, karena untuk mengetahui statistik untuk itu perlu kita tahu seberapa banyak pasien yang masih bisa bertahan hidup setelah mengalami anestasi.karena mimpi buruk kebanyakan tidak dilaporkan karena hal itu dianggap trauma belaka

Ada beberapa cara untuk memantau kesadaran anestesi, seperti dengan EEG, yang memeriksa aktivitas otak untuk tanda-tanda horor tak tertandingi, tetapi sistem yang tidak sempurna.


Masalah utama adalah dengan rumah sakit yang menolak untuk mempelajari masalah atau bahkan mengakui seberapa sering Anestasi terjadi, mungkin karena tidak ada yang akan menandatangani surat pernyataan rumah sakit jika ada kalimat "Selama operasi mungkin anda akan mengalami perasaan horor seperti dicabik-cabik tubuh anda, atau bahkan seperti penyiksaan yang kebanyakan orang tak berani untuk membayangkannya."

2. Kebakaran Saat Operasi


Ketika Anda sedang didorong ke dalam ruang operasi, semua itu berjalan melalui pikiran Anda adalah hal-hal tak terhitung yang bisa menjadi kesalahan. Menjadi terbakar mungkin tidak dalam daftar pikiran anda yang mungkin menjadi kesalahan selama operasi, tapi hal itu benar-benar terjadi

Sebuah laporan tahun 2003 menemukan bahwa sekitar 100 kebakaran bedah terjadi setiap tahun di AS, Dan yang lebih data terakhir menunjukkan bahwa jumlah ini mungkin tiga kali lebih tinggi.

Bahkan, ada website secara utuh didedikasikan untuk informasi tentang kebakaran bedah, termasuk informasi rinci tentang asal api dan bagaimana hal itu terjadi (sampai sekarang, kami menganggap itu sihir).  Situs ini mendaftar tidak kurang dari 36 item dalam ruang operasi yang bisa meledak di kondisi yang tepat, seperti alkohol, kasa, salep dan pakaian Anda. Sebaiknya harap Anda tidak masuk ke serangan jantung, karena ledakan defibrilator pada waktu yang tepat dapat mengubah Anda menjadi bola api yang menjerit-jerit.

Dan menurut sebuah lembaga dikutip di situs, "Hampir semua ruang operasi menyalakan api pada atau di pasien:. Dalam satu kasus, dokter baru saja menjahit operasi kandung empedu pada Antoinette DePhillipo dan perutnya diolesi dengan larutan pembersih berbasis alkohol sebelum memutuskan untuk melakukan sedikit operasi kosmetik dadakan untuk menghapus mol agar sedap dipandang.

Ketika ia membawa perangkat kauter panas ke tubuhn terbuka, ada suara yang asistennya digambarkan sebagai "mirip dengan pencahayaan grill," yang merupakan salah satu dari lima teratas suara kita setidaknya ingin mendengar selama operasi besar.

Untungnya, kematian karena hal itu sangat jarang (sekitar satu atau dua kasus per tahun), tetapi luka bakar parah pada dada atau wajah, atau bahkan kerusakan organ serius , sangat umum, .

3. Kecelakaan MRI Scan


Kami telah digariskan bagaimana MRI scan satu miliar kali lebih aman daripada yang menggunakan CT scan, tetapi akan lalai dari kami untuk memungkinkan Anda untuk tetap tidak takut bahkan oleh salah satu instrumen dalam gudang senjata Rumah Sakit.

Hal tentang scan MRI bahwa, disamping menggunakan radiasi, mereka melihat ke dalam tubuh Anda menggunakan magnet yang kuat, di samping juggalos yang membingungkan , tidak bekerja dengan baik dengan benda logam.  Secara khusus, apa saja metalik di ruangan scan memiliki kecenderungan untuk terserap lurus ke kepala Anda, seolah - olah kepala anda diletakkan untuk melawannya.

Korban tewas pertama karena MRI terjadi pada tahun 2001, ketika seorang anak laki-laki secara tragis tewas setelah magnet kekuatan sangat dihasilkan oleh mesin menyambar kaleng udara di dekatnya dan mengirimnya terbang menuju mesin seperti peluru missile.

Dan itu bukan tanda pertama bahwa kebijakan operasional MRI mungkin perlu direvisi secepatnya - mesin-mesin telah membuat senjata mematikan keluar ,mulai dari kursi, brankar dan bahkan pistol , yang keliatannya seperti ditembakkan sembarangan .Menurut Dr John Gosbee, "panggilan karena Insiden ke MR pusat mungkin terjadi sebulan sekali."

Sejak tahun 2001, rumah sakit telah menerapkan beberapa kebijakan dimaksudkan untuk melindungi pasien dari proyektil logam, mungkin akan melibatkan penjara plastik yang digunakan untuk mengurung Magneto.

Tapi itu tidak membantu Anda jika Anda memiliki logam pada atau dalam tubuh Anda ketika Anda masuk ke scan - alat pacu jantung dan klip bedah adalah bahaya nyata, tetapi dalam satu kasus , tukang las menjadi buta ketika debu partikel perak tertanam di matanya menjadi sangat panas oleh magnet MRI.

4. Kesalahan Penyaluran Tabung


Siapapun yang telah tinggal di rumah sakit yang berkepanjangan akrab dengan sensasi tabung yang mendorong ke dalam setiap lubang. Transfusi darah, kateter, infus, kantong kolostomi dan tabung untuk makan semua bekerja sama untuk membuat Anda hidup dan tampak seperti semacam percobaan sains-fiksi.

Sayangnya, ini fakta yang sedikit diketahui yang menghubungkan semua tabung ke lubang yang sesuai dengan tubuh , adalah seperti mengaitkan sistem surround-sound dengan TV baru, hanya saja di RS semua kabel berwarna sama , dan tidak berlabel.

Untuk kenyamanan, tabung rumah sakit hampir semua satu ukuran cocok untuk semua, apakah itu memberikan darah yang sangat dibutuhkan ke dalam pembuluh darah atau menyuntikkan bubur lezat ke tubuh anda.

Tapi dalam campuran yang salah, Anda memiliki masalah serius, seperti satu wanita tragis ditemukan ketika dia meninggal, di tubuhnya ada cairan ayam dipompa ke dalam aliran darah nya, yang telah digambarkan sebagai seperti "menuangkan beton ke saluran pembuangan."

Kesalahan tabung-terkait lainnya yang tidak diberi warna-warni analogi tersebut termasuk orang mengalami perasaan tenggelam yang disebabkan oleh menetes IV disilangkan dengan tabung oksigen, embolisms disebabkan oleh tabung udara terhubung ke urat dan tulang belakang anestesi disuntikkan di tempat-tempat di tulang belakang. dan tidak ada memang tidak ada label untuk hal ini?

Diperkirakan bahwa 16 persen dari seluruh pasien rumah sakit pernah mengalami tabung campur-baur, yang mengakibatkan ratusan kematian setiap tahun.

Rumah sakit menyalahkan produsen, produsen menyalahkan Pengawas Rumah Sakit, dan Pengawas Rumah Sakit hanya memberitahu semua orang untuk tutup mulut dengan menggunakan sesuatu.

5. Menjadi Gila Dengan Tiba - Tiba


Sangat didokumentasikan dan belum bisa dijelaskan, "Delirium rumah sakit" adalah sebuah fenomena yang berkembang pesat yang tampaknya paling cocok untuk plot dari beberapa jenis film tentang kiamat.

Pemenang hadiah Pulitzer sejarawan Justin Kaplan adalah salah satu orang yang mengalami delirium rumah sakit secara langsung.

Sedangkan rumah sakit karena pneumonia pada tahun 2009, Kaplan tiba-tiba mulai, benar-benar tanpa alasan, untuk memvisualisasikan ribuan kecil, alien monster despotik mencoba untuk mengambil alih rumah sakit dengan mengubah semua orang menjadi zombie.


Sial, kami yakin Mr Kaplan telah menulis beberapa hal yang sangat rapi selama bertahun-tahun, namun jika kita menilai penghargaan, kami akan memberinya Pulitzer lain.

Kemudian, ketika mencoba untuk menyerang alien , Kaplan memukul perawat, mengancam akan membunuh istrinya, jatuh dari tempat tidur dan darahnya terus mengalir di lantai, ia hampir mati dalam proses itu.Halusinasi ini berlangsung selama beberapa jam.

Menurut Dr Manuel N. Pacheco, Mengamuk karena delirium hospital sangat umum, dengan jumlah hampir satu dalam sehari, di Rumah Sakit Mount Auburn di Cambridge, Mass. Mereka kebanyakan mempengaruhi orang tua, dan sering bingung dengan kegilaan masa lalu. Tapi menjadi orang gila biasanya tidak membunuh Anda -tapi tidak demikian dengan kegilaan karena delirium rumah sakit.

Take Ethel Reynolds, who was admitted to a Virginia hospital for a routine procedure to have fluid drained from her feet but wound up hospitalized for weeks after she came down with a chronic case of batshit.

Seperti Ethel Reynolds, yang masuk ke rumah sakit Virginia untuk prosedur rutin untuk mengeringkan cairan yang ada di kakinya tapi luka dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu setelah dia turun dengan kasus kronis batshit.

perawat kemudian menceritakan, "Kami mendapati sertifikat kematiannya, dan No 1 penyebab kematiannya adalah delirium . Sebagai perawat saya sangat terkejut!!, saya mengharapkan alasan medis sebagai penyebab kematian seperti Kegagalan ginjal, jantung, paru-paru, atau organ penting lain, dan itu bukan delirium. "

Diketahui Ada beberapa pemicu kegilaan tersebut , seperti usia lanjut, infeksi, pneumonia atau obat tertentu, tetapi penyebab yang mendasari masih belum diketahui.


Kami hanya mengira - ngira hal itu karena dokter tidak akan mau menerima pernyataan bahwa "Rumah Sakit adalah portal ke neraka"


6. Bakteri Super Kuat

Mungkin anda tidak akan mengira akan mendapatkan infeksi di Rumah sakit, sebab anda menganggap rumah sakit adalah tempat teraman

Kita telah menjelaskan bagaimana antibiotik yang tumpah bisa menciptakan wabah super yang kebal terhadap obat.
Tetapi kami tidak menceritakan bagian yang terbaik: di temapat apa di mana segala obat dan dan segala penyakit berbaur dan bergaul ?  Itu benar - rumah sakit Anda adalah jenis seperti sebuah pabrik untuk mengubah mikroba menjadi tangguh, seperti highlanders.

Karena cinta alam semesta untuk ironi, rumah sakit adalah tempat berkembang biak yang ideal untuk mikroba super ini, khususnya karena cara mereka menjadi sangat steril. Hal itu akan membunuh semua bakteri kecuali bakteri yang paling kuat


Dan sementara anda berfikir dengan membunuh 99 % bakteri, rumah sakit akan menjadi ideal, tapi ironisnya hal itu akan membuat bakteri super tempat yang lebih luas untuk bernafas, dan bukan hanya itu, anda telah membunuh semua musuh dari bakteri super itu

Dan sementara Anda mungkin berpikir bahwa membunuh 99 persen kuman di rumah sakit Anda hanya singkat ideal, pikirkan lagi - tidak hanya memiliki Anda mengingat bahwa superbug lebih banyak ruang untuk bernapas, tetapi Anda baru saja melepas semua mu suh-musuhnya.

Akibatnya, sampai 100.000 orang per tahun yang dibunuh oleh-bukti penyakit antibiotik yang mereka dapatkan di rumah sakit.  Sebagian dari masalah adalah bagaimana rumah sakit melakukan disinfeksi.Dengan menggunakan tisu antimikroba pada lebih dari satu permukaan , Cleaning service memberikan tumpangan gratis ke bagian lain dari rumah sakit, di mana, mereka segera mulai membunuh orang.

Kabar baiknya adalah bahwa dengan hanya menggunakan satu desinfektan menghapus pada satu permukaan, rumah sakit dapat dengan mudah menghindari penyebaran bakteri super.

hal ini tentu saja akan memakan banyak anggaran, tapi kami yakin sistem pelayanan kesehatan kita tidak akan mempermasalahklan uang demi keselamatan pasien.

Rabu, 05 Oktober 2011

Rumus Umum Wajib Diingat Perawat

1. Rumus Tetesan Cairan infus
Terkadang sebagai perawat, menghitung tetesan perawat lebih sering dilakukan dengan ilmu kirologi, walaupun ada beberapa yang tepat, namun tak banyak juga yang benar-benar meleset jauh, karena kondisi pasien tak bisa semua modal kirologi, beberapa penyakit gagal organ akan sangat berdampak buruk akibat kelebihn cairan yang kita berikan. Sambil mereview lagi, mari kita hitung rumus tetesan infuse

- Macro
Jika yang ingin dicari tahu adalah berapa tetesan yang harus kita cari dengan modal kita tahu jumlah cairan yang harus dimasukkan dan lamanya waktu, maka rumusnya adalah:

Tetes/menit : (jumlah cairan x 20) / (Lama Infus x 60)

Jika yang dicari adalah lama cairan akan habis, maka rumusnya adalah sebagai berikut:

Lama Infus: (Jumlah Cairan x 20) / (jumlah tetesan dlm menit x 60)

Misal: seorang pasien harus mendapat terapi cairan 500 ml dalam waktu 4 jam, maka jumlah tetesan yang harus kita berikan adalah (500 x 20 ) / ( 4 x 60 ) = 10000 / 240 = 41,7 = 42 tetes/menit begitupun untuk rumus lama infuse tinggal dibalik aja.

- Micro
Selang infuse micro adalah selang infuse yang jumlah tetesannya lebih kecil dari macro, biasanya terdapat besi kecil di selangnya, dan biasanya digunakan untuk bayi, anak dan pasien jantung dan ginjal. Rumus untuk menghitung jumlah tetesannya adalah sebagai berikut :

Jumlah tetes/menit : (Jumlah cairan x 60 ) / (Lama Infus x 60)

Sedangkan rumus lamanya cairan habis adalah sebagai berikut :

Lama waktu : ( Jumlah Cairan x 60) / (jumlah tetesan dalam menit x 60)

2. Rumus Rumpleed Test
Rumpleed test biasanya dilakukan untuk mengetahui tanda gejala awal adanya ptekee (bintik merah pada penderita DBD), pte
kee muncul akibat pecahnya pembuluh darah kapiler, sehingga pada fase awal tidak akan langsung muncul, oleh karena itu tujuan rumpled test adalah untuk mengetahui lebih awal adanya ptekee. 

Rumus yang dipakai adalah (Sistole + Diastole) / 2, lalu tahan 5 – 10 menit. jika terdapat sepuluh atau lebih bintik merah, maka dikatakan rumpled test positif, jika kurang maka disebut rumpled test negative. Misal kita melakukan tensi darah hasilnya 120/80 mmHg (systole : 120, Diastole: 80), maka (120 + 80)/2 = 100 mmHg, maka kita pompa hingga alat tensi darah menunjukkan angka 100 mmHg, kita tutup tepat di angka 100 dan tahan selama 5 – 10 menit, lepaskan baru kita hitung jumlah bintik merahnya.

Rumpleed test merupakan uji awal adanya gangguan trombosit pada penderita DBD, namun bukanlah hal untuk menegakkan diagnose DBD.

3. Rumus Kebutuhan Cairan
Kebutuhan cairan pada tubuh data dihitung sebagai berikut :
 

- Pada anak < 10 Kg , maka 10 Kg maka dihitung 100 ml/ BB. 
Misalnya BB 8 kg maka kebutuhan cairan adalah 8 x 100 = 800 ml/hari. 

- Pada anak dengan BB 10 – 20 Kg, maka 1000 ml pada 10 kg pertama dan ditambah 50 ml per Kg penambahan berat badannya. 
Misanyal BB = 15 kg, maka 1000 ml ditambah 5 x 50 ml maka menjadi 1250 ml/ hari kebutuhan cairannya 

- Pada seorang dengan berat badan > 20 Kg maka rumusnya adalah 1500 ml pada 20 kg pertama dan ditambah 20 ml/Kg sisanya.
Misalnya seseorang dengan BB 40 Kg, maka 20 kg pertama adalah 1500 ml, sedangkan 20 kg sisanya x 20 ml = 400 ml sehingga kebutuhan cairan seseorang dengan berat 40 kg adalah 1500 + 400 ml = 1900 ml/hari.

4. Rumus Luas Luka Bakar
Rumus luas luka bakar memang terkadang membuat kita harus lebih mengerutkan dahi, karena memang sulit-sulit gampang dalam penerapannya. Rumus pada bayi menggunakan rumus 10 – 20 %, jika tangan dan kaki yang terkena maka 10 %, jika kepala, leher dan badan depan dan belakang maka 20 %. Untuk dewasa
menggunakan rumus Rule of Nine yang digambarkan sebagai berikut :

 
Rumus Rule of Nine

5. Rumus Body Mass Index (BMI)
Body Mass Index dicari menggunakan rumus BB (Kg) / TB2 (m)
Underweight :
Kurang dari 18.5
Normal : 18.5 - 24.9
Overweight/pre-obes : 25.0 - 29.9
Obes I : 30-34.9
Obes II : 35-39.9
Obes III: lebih dari atau sama dengan 40.

Sumber :  Nersmawan