Senin, 21 November 2011

10 Penyakit yang Bikin Cepat Lelah

Seharian beraktivitas memang bisa membuat orang lelah, tapi jika lelah menyerang sepanjang waktu maka ada beberapa jenis penyakit yang perlu diwaspadai. Setidaknya ada 10 penyakit yang membuat orang cepat lelah.

20 hingga 30 persen penyebab lelah adalah penyakit tertentu. Jika Anda merasa sangat lelah dan lemah untuk berjalan-jalan, bekerja, mandi atau hanya untuk berpakaian, maka itu bisa jadi karena masalah serisu.

Berikut 10 penyakit yang sering membuat orang cepat lelah, seperti dilansir Health24 :

1. Depresi dan Melankolis
1 dari 10 orang telah menderita depresi tahap tertentu dan depresi merupakan penyebab umum kelelahan. Ketidakseimbangan dalam neurotransmiter seperti serotonin dapat menyebabkan kelelahan, apatis, perasaan tidak enak di kepala dan sakit kepala.

2. Anemia
Jika tingkat zat besi atau sel darah merah tidak cukup untuk membawa oksigen, maka otak dan otot tidak akan mendapatkan oksigen dengan cukup. Hal inilah yang menyebabkan orang anemia (kurang zat besi atau kurang darah) sering merasa lelah, terutama jika berjalan atau melakukan kegiatan apapun yang melibatkan aktivitas fisik.

3. Rheumatoid Arthritis dan Penyakit Jaringan Ikat Lain (autoimun)
Dalam penyakit ini, tubuh membentuk antibodi terhadap jaringan sehat dan menyebabkan kerusakan. Serangan pada sistem kekebalan tubuh akhirnya menguras energi dan membuat penderitanya cepat lelah. Penyakit autoimun misalnya lupus erythematosus dan keratodermia (pengerasan dari kulit).

4. Masalah Tiroid
Pelepasan hormon tiroid menentukan kecepatan metabolisme. Jika tingkat hormon tiroid terlalu rendah maka metabolisme akan lambat, membuat penderitanya merasa lelah, kulit dan rambut akan menjadi kering dan kusam, mungkin berat badan naik karena tubuh lambat membakar kalori, kaki membengkak dan detak jantung akan lebih lambat.

5. Diabetes dan Resistensi Insulin

Pada penderita diabetes tipe 1 (tubuh tidak dapat memproduksi insulin karena kerusakan pankreas) dan tipe 2 (insulin menjadi semakin tidak efisien), sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup untuk berfungsi. Bahkan aktivitas ringan pun dapat menyebabkan penderita diabetes merasa lelah.

6. Masalah Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi dan rendah dapat menyebabkan kelelahan. Beberapa obat tekanan darah juga menyebabkan kelelahan sebagai efek samping. Kelelahan juga merupakan gejala penting dari beberapa masalah ginjal, seperti gagal ginjal, yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan anemia, baik yang dapat membuat merasa lelah. Tekanan darah rendah sering menyebabkan pusing dan sikap apatis.

7. Penyakit dengan Demam dan Infeksi
Kebanyakan infeksi membuat orang merasa lemah dan lelah, terutama jika disertai dengan demam. Jika penyakit ini biasanya mempengaruhi organ-organ vital seperti paru-paru, sumsum tulang atau otot jantung, kelelahan mungkin bahkan lebih buruk.

Contohnya misalnya endokarditis (infeksi pada katub jantung), miokarditis (peradangan otot jantung), pneumonia asimtomatik (radang otak), HIV (sebagai akibat dari penurunan berat badan, diare, infeksi paru-paru dan anemia), TBC dan hepatitis.

8. Sleep Apnea dan Masalah THT (teling, hidung, tenggorokan)

Hidung tersumbat kronis (sebagai akibat dari alergi), sinusitis, amandel membesar dan apnea tidur dapat mengganggu tidur dan mengurangi pasokan oksigen ke tubuh. Akhirnya orang akan terus-menerus mengantuk, lelah dan mudah tersinggung.

9. Penyakit Jantung
Kelelahan juga bisa menjadi tanda pertama dari gagal jantung, aritmia (gangguan irama), penyakit pembuluh darah dan serangan jantung. Menurut peneliti di Harvard University, 71 persen perempuan mengeluh kelelahan sebulan sebelum serangan jantung dan 43 persen selama serangan jantung. Gejala yang paling penting dari serangan jantung pada penderita diabetes adalah sesak napas yang parah dan kelelahan, bukan sakit.

10. Coeliac Disease

Coeliac disease adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh malabsorpsi (masalah penyerapan) intoleransi gluten. Gluten biasanya hadir dalam gandum dan gandum hitam dan pada tingkat lebih rendah dalam barley dan produk gandum lainnya. Malabsorpsi vitamin B yang banyak terdapat dalam gandum akhirnya dapat mengakibatkan anemia dan kelelahan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.